
Dolar Australia melemah ke sekitar $0,654 pada hari Selasa(2/9), menghentikan reli selama lima sesi berturut-turut, seiring investor mengambil jeda di tengah beragam sinyal ekonomi domestik.
Secara khusus, defisit transaksi berjalan Australia menyempit ke level terendah dalam lebih dari satu tahun pada kuartal II 2025, hasil yang lebih baik dari perkiraan pasar. Selain itu, aktivitas manufaktur melonjak ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun pada Agustus 2025, menandai bulan kedelapan berturut-turut berada di atas ambang ekspansi 50 poin.
Namun, persediaan bisnis mencatat ekspansi terlemah sejak kontraksi pada kuartal III 2024. Di sektor perumahan, persetujuan pembangunan rumah pribadi mengalami rebound moderat pada Juli. Meski demikian, hal ini tertutupi oleh penurunan tajam dalam total persetujuan hunian, yang jauh di bawah perkiraan dan menghapus lonjakan kuat pada Juni.
Ke depan, investor akan menantikan data PMI yang akan dirilis hari ini, diikuti oleh angka PDB dan pidato Gubernur RBA Michele Bullock besok, yang kemungkinan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai prospek kebijakan moneter bank sentral. (azf)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...